Sejak Napoli jadi pesaing berat Scudetto beberapa musim lalu hingga prestasi tim melorot, nama Marek Hamšík masih terbilang laris jadi buruan banyak klub besar. Sayangnya si pemain masih meneguhkan loyalitasnya.
Playmaker berpaspor Slovakia itu mengaku masih menjaga kesetiaan dan kebahagiaannya di San Paolo. Ketertarikan duo Premier League, Liverpool dan Manchester United pun dianggapnya hanya angin lalu saking kian gerahnya dengan isu transfer.
“Ketika kontrak saya berakhir, saya akan berusia 31 tahun. Isi kepala saya masih di sini tak dan ke mana-mana. Saya pikir akan indah rasanya memenangkan Scudetto dengan Napoli. Tapi akan hebat bisa mengusun trofi lain dan kami masih bertahan di Europa League,” papar Hamšík.
“Saya tegaskan lagi: saya bahagia di sini dan saya sudah mengatakannya berulang kali. Bahkan bebatuan di kota ini pun tahu bahwa saya bahagia di Napoli! Jadi sampai 2018, saya fokus di Napoli dan bukan hal lain,” tegasnya lagi, seperti dikutip Football-Italia, Senin (5/1/2015).
Di tengah prestasi Il Partenopei yang kurang oke di Serie A, setidaknya spirit Hamšík kembali terangkat, pasca-memenangi Supercoppa Italiana beberapa waktu lalu.
“Fakta bahwa kami memenangkan tiga trofi dalam dua tahun terakhir setelah klub mengalami kebangkrutan, jadi sinyal soal konsistensi proyek (Presiden Aurelio) De Laurentiis. Saya merasa terhormat bisa menjadi bagian dari itu,” imbuh pemain yang punya styla rambut nyentrik itu.
“Saya tahu sejarah Napoli dan saya lebih berhasrat untuk terus jadi bagian proyek klub. Saya bangga untuk menargetkan 100 gol dengan jersey ini. Mencapai 100 gol akan memberi kecemerlangan lain dalam pilihan karier saya bersama Napoli,” tuntas Hamšík.
Posted By :

No comments:
Post a Comment